nidaulquran.id-Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menerbitkan surat edaran mengenai imbauan efisiensi dan budaya hidup hemat bagi seluruh elemen Persyarikatan. Langkah ini diambil sebagai respons bijaksana dalam menyikapi situasi perekonomian nasional dan global saat ini.
Dalam Edaran Nomor 5/EDR/1.0/B/2026 yang ditandatangani Ketua Umum Prof. Dr. H. Haedar Nashir dan Sekretaris Muhammad Sayuti pada 21 April 2026, PP Muhammadiyah menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran. Seluruh tingkat pimpinan diminta mengedepankan pengeluaran yang bersifat mendesak saja.
“Memprioritaskan program dan kegiatan yang bersifat strategis dan berdampak langsung serta mengurangi kegiatan-kegiatan seremonial yang kurang diperlukan,” bunyi poin kedua dalam edaran tersebut sebagaimana dikutip pada Selasa (5/5/2026).
Transformasi Kegiatan Digital dan Energi Terbarukan
Guna menekan biaya operasional, Muhammadiyah mengimbau agar acara berskala regional maupun nasional yang berbiaya tinggi mulai digantikan dengan koordinasi secara daring. Kunjungan ke luar negeri juga dibatasi ketat, terutama untuk kegiatan non-prioritas yang melibatkan pihak tanpa kepentingan langsung.
Selain efisiensi perjalanan, sektor energi turut menjadi perhatian. Setiap kantor dan gedung Muhammadiyah diinstruksikan melakukan penghematan air dan listrik. Sebagai solusi jangka panjang, penggunaan panel surya sangat disarankan untuk memulai transisi energi mandiri.
Baca juga: Muhammadiyah Resmi Luncurkan Pesantren Eco Saintek
Penguatan Budaya Hidup Islami
Poin terakhir edaran ini mengajak warga Muhammadiyah untuk menguatkan budaya hidup cukup, sehat, bersih, dan produktif. Hal ini merupakan praktik nyata dari Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) serta Risalah Islam Berkemajuan.
Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian organisasi serta menjaga stabilitas operasional Persyarikatan di tengah dinamika ekonomi. Edaran ini berlaku bagi seluruh Pimpinan Wilayah, Organisasi Otonom, hingga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di seluruh Indonesia.












