
nidaulquran.id-Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT dengan sebaik-baik bentuk, dianugerahi akal budi, hati nurani, dan fitrah yang suci. Namun, keberadaan manusia di dunia ini senantiasa berada di antara dua tarikan; antara kebaikan yang mengantar pada kemuliaan dan keburukan yang menjerumuskan pada kehinaan. Salah satu aspek terpenting dalam perjalanan hidup manusia adalah kemampuan untuk...

Menemukan kriteria pasangan till jannah melibatkan penilaian pada aspek agama, akhlak, dan visi hidup yang sama. Artikel ini mengupas cara memilih pendamping yang tidak hanya menemani di dunia, tetapi juga membimbing hingga ke surga, lengkap dengan panduan praktis bagi Anda yang sedang berikhtiar mencari jodoh terbaik....
nidaulquran.id-Kurikulum pesantren klasik di Nusantara menyimpan kebijaksanaan mendalam, terutama dalam upaya menjaga kemurnian akidah para santri. Ulama kharismatik dari Rembang, KH. Abdul Qoyyum Mansur, yang lebih dikenal sebagai Gus Qoyyum, mengungkapkan alasan utama mengapa kiai-kiai zaman dahulu secara sengaja tidak mengajarkan materi perbandingan mazhab dan perbandingan agama. Hal tersebut d...
oleh: Muhammad Rizal S.E (Mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Internasional Darullghah Wadda’wah) nidaulquran.id-Di zaman modern yang serba canggih ini, kita tidak terlepas dari pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan. Namun, sudah menjadi rahasia umum bahwa kiblat sains dan penemuan terbaru saat ini didominasi oleh ilmuwan Barat. Padahal, banyak pencetus ilmu modern sejatinya berasal dari kalangan ilmuwan dan ulama...
nidaulquran.id-Kita sering berbicara tentang iman dalam bahasa yang sangat kognitif; percaya, yakin, membenarkan. Jarang kita menyentuh sisi yang lebih dalam dari itu, yaitu soal rasa. Rasulullah Saw. ternyata pernah menyebut iman dengan kata yang sangat indrawi. Beliau menyebutnya halâwah, manisnya iman. Seolah-olah iman bukan hanya soal akal dan tekad, tetapi juga soal perasaan; sesuatu yang...
Mencetak Generasi "Habrul Ummah" di Era Digital: Belajar dari Keteguhan Sahabat...
KHUTBAH PERTAMA اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُاللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا. لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ...

nidaulquran.id-Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT dengan sebaik-baik bentuk, dianugerahi akal budi, hati nurani, dan fitrah yang suci. Namun, keberadaan manusia di dunia ini senantiasa berada di antara dua tarikan; antara kebaikan yang mengantar pada kemuliaan dan keburukan yang menjerumuskan pada kehinaan. Salah satu aspek terpenting dalam perjalanan hidup manusia adalah kemampuan untuk...
nidaulquran.id-Kita hidup di zaman yang hampir semua hal tidak bisa lepas dari mesin. Saat berangkat bekerja ke kantor, mengantar anak ke sekolah, hingga para petani yang hendak pergi ke sawah, sebagian besar di antaranya pulang dan pergi mengendarai kendaraan bermesin seperti sepeda motor atau mobil. Kalau zaman dahulu, zaman kakek nenek atau buyut kita, mereka...


























