nidaulquran.id-Bidang Dakwah Yayasan Ibnu Abbas Klaten melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) secara resmi melepas 80 jamaah haji pada Sabtu (25/4/2026). Prosesi pelepasan ini menjadi rangkaian akhir bimbingan sebelum para jamaah bertolak menuju Tanah Suci.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Kampus 1 PPTQ Ibnu Abbas Klaten. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan yayasan, keluarga jamaah, serta tim pembimbing KBIHU Ibnu Abbas Klaten.
Ketua Yayasan Ibnu Abbas Klaten, Ir. Hj. Suciningsih, mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya para jamaah sebagai tamu Allah tahun ini. Ia menekankan bahwa keberangkatan ini merupakan nikmat kesehatan dan kesempatan yang luar biasa.
“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat kesehatan dan kesempatan, sehingga pada hari ini kita dapat melepas para tamu Allah menuju Tanah Suci,” ujar Suciningsih dalam sambutannya di Klaten, Sabtu (25/4/2026).
Pesan Kesiapan Spiritual
Dalam arahannya, Suciningsih mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah transformasi spiritual. Keimanan, kesabaran, dan keteguhan hati menjadi fondasi utama dalam menjalani rangkaian ibadah tersebut.
“Perjalanan ini bukan hanya perjalanan jasmani, tetapi juga perjalanan ruhani. Maka perkuat doa, tingkatkan iman, dan jaga ketakwaan sebagai bekal utama dalam menunaikan ibadah haji,” pesannya kepada seluruh jamaah.
Beliau juga menitipkan pesan agar jamaah senantiasa menjaga akhlakul karimah selama berada di Arab Saudi. Kebersamaan dan ukhuwah (persaudaraan) antarjamaah dinilai krusial untuk menjaga kelancaran ibadah kelompok.
“Jaga adab, saling tolong-menolong, dan perkuat ukhuwah antarjamaah. Karena di sanalah kita belajar makna kesabaran dan keikhlasan dalam beribadah,” imbuh Suciningsih.
Puncak Pembinaan KBIHU
Kegiatan pelepasan ini menandai selesainya tahap pembinaan intensif yang dilakukan KBIHU Ibnu Abbas Klaten. Sebelumnya, para jamaah telah melewati berbagai fase, mulai dari manasik haji hingga persiapan teknis dan mental.
Suasana haru menyelimuti ruangan saat doa bersama dipanjatkan. Seluruh hadirin mendoakan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran bagi jamaah agar dapat meraih predikat haji yang mabrur setibanya kembali ke Tanah Air.
Sebagai bagian dari komitmen peningkatan layanan, KBIHU Ibnu Abbas Klaten menyatakan akan terus mengevaluasi program bimbingan mereka. Langkah ini diambil guna memberikan pendampingan yang lebih optimal bagi jamaah pada musim haji mendatang.
Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk simbolis pelepasan langkah awal para jamaah menuju Baitullah.










