nidaulquran.id-Seruan global untuk intervensi militer guna menghentikan genosida di Gaza menjadi viral di media sosial. Gerakan bertajuk “I support military intervention to stop Gaza genocide” (#ProtectPalestine) telah menggalang dukungan dari ratusan ribu orang di seluruh dunia sejak Rabu, 21 Mei 2025.
Kelompok penggagas, Protect Palestine, menyatakan bahwa semua upaya damai seperti protes, boikot, dan tuntutan hukum telah gagal menghentikan kekejaman Israel. Mereka menekankan bahwa intervensi militer menjadi satu-satunya cara efektif untuk menghentikan pembantaian terhadap warga Palestina.
Mengutip dari hidayatullah.com, melalui kampanye tersebut, masyarakat diajak menunjukkan dukungan dengan berfoto memegang pernyataan dukungan intervensi militer, lalu mengunggahnya ke media sosial dengan menandai perwakilan politik mereka. Protect Palestine menegaskan bahwa seruan ini selaras dengan prinsip hukum internasional.
“Kita harus mengatasi ketakutan kita dan bersatu mendesak intervensi militer sekarang juga,” ujar pernyataan resmi mereka. Hingga saat ini, lebih dari 26.000 orang telah menandatangani petisi yang mendukung kampanye ini.
Sejak Oktober 2023, lebih dari 53.000 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak, telah dibunuh oleh agresi militer Israel. Ribuan lainnya terluka, hilang, atau terkubur di bawah reruntuhan bangunan akibat serangan bertubi-tubi.
Kondisi memburuk sejak Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata pada Maret lalu dan memperketat blokade terhadap Gaza. Krisis kemanusiaan kian parah karena pasokan makanan, air, bahan bakar, dan obat-obatan diblokir, menyebabkan banyak warga, terutama anak-anak, meninggal karena kelaparan.













