nidaulquran.id-Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMA IT) Ibnu Abbas Klaten kembali menorehkan prestasi membanggakan pada kancah pendidikan nasional. Berdasarkan data kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026, sekolah ini sukses meraih predikat sebagai SMA terbaik peringkat pertama se-Kabupaten Klaten untuk kategori sekolah negeri maupun swasta.
Tidak hanya unggul di tingkat kabupaten, SMA IT Ibnu Abbas juga mengukuhkan diri sebagai Peringkat 1 tingkat Sekolah Menengah Atas Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) se-Jawa Tengah. Capaian prestisius ini diraih setelah 66 dari total 159 santri yang mengikuti ujian berhasil menembus berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bergengsi di Indonesia.
Pencapaian luar biasa ini disebut sebagai buah dari perjuangan panjang, dedikasi yang konsisten, serta iringan doa di sepertiga malam. Kesuksesan tersebut juga dinilai selaras dengan moto yang diusung oleh Yayasan PPTQ Ibnu Abbas Klaten, yakni “Berjaya dengan Al Qur’an”.
Dominasi Santri di Universitas Sebelas Maret
Berdasarkan rincian sebaran kampus, Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi PTN penerima santri terbanyak dengan total 14 orang. Posisi selanjutnya disusul oleh Universitas Brawijaya (UB) yang berhasil menerima 6 santri.
Selain itu, sejumlah santri juga tersebar di berbagai kampus unggulan lainnya. Tercatat masing-masing 4 santri diterima di ITS, UGM, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Jember (UNEJ), dan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED). Sementara itu, Universitas Airlangga (UNAIR) dan UNY masing-masing menerima 3 santri, disusul UNNES, IPB, dan UIN Sunan Kalijaga dengan penerimaan masing-masing 2 santri.
Sebaran kelulusan ini juga mencakup para santri yang berhasil menembus kampus ternama seperti ITB, UNDIP, UNESA, UNHAS. Beberapa di antaranya juga diterima di UPN Veteran Jakarta, POLIMARIN, PPNS, POLINEMA, UIN Malang, UNRAM, UNM, UIN Walisongo, UMRAH, dan UPN Veteran Jawa Timur.
Apresiasi dan Motivasi Terus Berjuang
Menanggapi keberhasilan massal ini, pihak sekolah menyampaikan ucapan selamat (tahniah) dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para santri. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada jajaran tenaga pendidik (asatidz-asatidzah) serta dukungan penuh dari orang tua dan keluarga.
Di sisi lain, SMA IT Ibnu Abbas Klaten juga memberikan pesan penguat bagi para santri yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBT 2026. Pihak sekolah mengimbau agar mereka tidak berkecil hati, karena masih banyak medan perjuangan dan jalur masuk perguruan tinggi lainnya yang terbuka di depan mata.
Para santri diminta untuk terus menjaga semangat, bersikap optimis dalam berikhtiar, serta memegang teguh integritas. Sekolah mengingatkan bahwa setiap perjuangan memiliki waktunya masing-masing, dan para santri didorong untuk senantiasa berprasangka baik (husnudzan) terhadap ketetapan hasil yang digariskan oleh Allah.













