Beranda / Warta / Bersiap ke Inggris atau Malaysia! Beasiswa Double Degree Kemenag Resmi Dibuka

Bersiap ke Inggris atau Malaysia! Beasiswa Double Degree Kemenag Resmi Dibuka

nidaulquran.id-Kementerian Agama Republik Indonesia kembali membuka peluang bagi putra-putri bangsa yang ingin menempuh pendidikan magister dengan skema gelar ganda (double degree) melalui Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2025. Pendaftaran program ini dibuka mulai 4 hingga 12 Juni 2025 dan dapat diakses secara daring melalui laman resmi: https://beasiswa.kemenag.go.id.

Berbeda dari beasiswa biasa, skema ini memberikan pengalaman unik bagi penerima untuk menempuh dua tahun studi magister—satu tahun di perguruan tinggi dalam negeri dan satu tahun di perguruan tinggi luar negeri—dengan gelar yang diperoleh dari keduanya. Beasiswa ini dirancang untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) keagamaan Indonesia sekaligus memperluas wawasan internasional penerimanya.

Dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, Ruchman Basori, disebutkan bahwa program ini merupakan hasil kerja sama antara sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan universitas-universitas bergengsi seperti Universiti Utara Malaysia (UUM), SOAS University of London, dan University of Edinburgh.

Beberapa PTKIN yang menjadi mitra dalam negeri antara lain UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Mataram, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Makassar, serta Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Program studi yang ditawarkan meliputi berbagai bidang seperti Ekonomi Syariah, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Pendidikan Agama Islam, Studi Islam, Hukum Islam, hingga Kajian Seni dan Arsitektur Islam Timur Tengah.

Tahapan seleksi program ini terdiri dari seleksi administrasi (13–17 Juni), tes bakat skolastik (19–25 Juni), wawancara (28 Juni–15 Juli), dan pengumuman hasil akhir pada 31 Juli 2025. Setiap tahap dilakukan secara transparan dan berbasis pada prinsip meritokrasi, memastikan hanya peserta terbaik yang akan melanjutkan studi melalui program ini.

Menurut Ruchman, program ini bukan hanya bertujuan menghasilkan lulusan dengan kapasitas akademik unggul, tetapi juga agen moderasi beragama dan duta bangsa di kancah global. “Beasiswa ini adalah ikhtiar untuk mencetak pemimpin intelektual yang mampu menjembatani nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Kemenag mendorong seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan masyarakat umum yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan ini. Informasi lengkap terkait syarat dan program studi dapat diakses langsung melalui laman resmi Beasiswa Indonesia Bangkit atau disini.

Tag: