nidaulquran.id-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali membuka pendaftaran program beasiswa studi ke Maroko bagi para santri yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di negeri Maghribi. Program ini merupakan hasil kerja sama antara PBNU dan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Islam Kerajaan Maroko, khusus di bidang pendidikan.
Mengutip dari nu.or.id, tahun ini, program beasiswa mengalami perubahan signifikan dari segi persyaratan. Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU, KH Hodri Ariev, menjelaskan bahwa syarat hafalan Al-Qur’an yang sebelumnya minimal 8 juz, kini ditingkatkan menjadi 30 juz penuh.
“Perubahan ini mencerminkan peningkatan kualitas seleksi demi menghasilkan kader unggul yang siap bersaing di kancah internasional,” ungkap Kiai Hodri kepada NU Online pada Jumat (2/5/2025).
Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, akomodasi, konsumsi, serta uang saku bulanan. Pendaftaran dibuka mulai 5 hingga 24 Mei 2025 secara daring melalui laman resmi:
👉 https://nuscholarship.or.id/pendaftaran/beasiswa/morocco
📚 Pilihan Kampus di Maroko:
- Universitas Fatimah al-Fihriyah (Fes)
- Universitas Al-Qadi al-Faqih Abdalla ben Said Al-Oujdi (Oujda)
- Universitas Imam Nafi (Tangier)
- Universitas Daarul Qur’an Imam Malik (Tetouan)
- Institut Al Hasan Al Yusiy (Sefrou)
- Universitas Al Faqih Ar Rohwuni (Kenitra)
📝 Tahapan Seleksi:
- Seleksi Administrasi: 5–24 Mei 2025
- Pengumuman Lolos Tahap 1: 2 Juni 2025
- Ujian Lisan & Wawancara: 27–29 Mei 2025
- Inkubasi Muqobalah: Jadwal menyusul
Program ini tidak dipungut biaya pendaftaran dan hanya bisa dilakukan oleh pondok pesantren yang mendaftarkan santrinya. Usia pendaftar dibatasi 18–25 tahun, dengan ijazah Diniyah Ulya/Muadalah/MA Keagamaan (maksimal 3 tahun setelah kelulusan).













