nidaulquran.id-Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi meluncurkan Mualaf Learning Center (MLC) Muhammadiyah di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Ahad (19/4). Sebagaimana diberitakan oleh suaramuhammadiyah.id, langkah ini diambil sebagai bagian dari penguatan program nasional pendampingan mualaf secara terstruktur di seluruh Indonesia.
Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menegaskan bahwa pendampingan terhadap mualaf adalah agenda strategis. Fokus dakwah ini tidak hanya menyentuh aspek keagamaan, tetapi juga memberikan perhatian besar pada penguatan sosial, ekonomi, dan psikologis para mualaf.
“MLC Muhammadiyah hadir sebagai pusat pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Mualaf perlu didampingi secara utuh agar mampu menjalani kehidupan barunya dengan penuh keyakinan, kemandirian, dan martabat,” ujar Arifin dalam keterangannya.
Program Komprehensif dan Berbasis Komunitas
Arifin menjelaskan bahwa MLC merupakan program nasional yang dirancang untuk memberikan pembinaan secara menyeluruh. Hal ini mencakup penguatan akidah, bimbingan praktik ibadah, hingga upaya pemberdayaan ekonomi yang berbasis pada komunitas lokal.
Sejauh ini, MLC Muhammadiyah telah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Jangkauannya meliputi provinsi dan kabupaten/kota di daerah pedalaman, kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), komunitas suku terpencil, hingga wilayah perkotaan.
“Kehadiran MLC di Sekadau menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan dakwah sekaligus memastikan keberlanjutan pembinaan bagi para mualaf,” tambah Arifin.
Harapan dan Sinergi Lokal
Senada dengan hal tersebut, Ketua LDK PWM Kalimantan Barat, Aswan Bahri, berharap kehadiran MLC di Sekadau dapat menjadi pusat penguatan komunitas. Lembaga ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata atas kebutuhan lokal para mualaf di wilayah tersebut.
Sementara itu, Ketua PDM Sekadau, Sapto Utomo, mengingatkan pentingnya kolaborasi antara organisasi, pemerintah daerah, dan masyarakat luas. Sinergi ini dinilai krusial untuk memastikan keberhasilan dan keberlangsungan program pembinaan tersebut.
Melalui MLC Kabupaten Sekadau, para mualaf kini memiliki ruang belajar yang memadai. Program ini ditargetkan mampu mencetak pribadi yang kuat secara iman, mandiri secara ekonomi, dan berdaya dalam kehidupan bermasyarakat.










