Beranda / Warta / Zakir Naik Indonesia Tour 2025: Sulap Ruang Dakwah Jadi Panggung Kebhinekaan

Zakir Naik Indonesia Tour 2025: Sulap Ruang Dakwah Jadi Panggung Kebhinekaan

nidaulquran.id-Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi panggung pembuka untuk safari dakwah internasional Dr. Zakir Abdul Karim Naik yang digelar mulai Selasa (8/7/2025). Dikenal sebagai dai asal India, Zakir Naik tiba bersama tim dan segera disambut antusias oleh ribuan peserta lintas agama.

Ketua Panitia Dondy Tan menjelaskan, ceramah Zakir terbuka untuk umum tanpa biaya—dengan registrasi daring yang kini mencapai 5 830 peserta. “Non-Muslim juga dipersilakan hadir, bahkan akan mendapat tempat duduk khusus di barisan depan dan prioritas sesi tanya jawab,” ujarnya, mempraktikkan prinsip inklusivitas dalam dialog antarumat beragama.

Panitia menjamin tata kelola acara berjalan lancar, meski registrasi daring telah ditutup, peserta bisa hadir langsung dan masuk via open gate. Edutorium UMS mampu menampung hingga 10 ribu orang, sehingga antusiasme masyarakat diperkirakan tetap tinggi.

Dalam menjaga kondusivitas acara, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menyiapkan 112 personel gabungan dari TNI–Polri, Satpol PP, dan Dishub, ditambah 80 petugas keamanan internal dari panitia. “Open gate dibuka pukul 17.00 WIB hingga acara selesai pukul 24.00 WIB. Sistem keamanan bersinergi untuk memastikan tertib dan aman,” kata Kabag Ops Kompol Engkos Sarkosi.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto pun memberikan apresiasi. Ia meminta seluruh masyarakat hadir untuk menjaga ketertiban, mematuhi petugas, dan menghargai keragaman, agar acara berlangsung damai dan memberikan contoh terbaik kerukunan lintas kepercayaan di Solo.

Setelah Solo, Zakir Naik dijadwalkan menyambangi tiga kota berikutnya: Stadion Gajayana di Malang (10 Juli), Lapangan Tritan di Bandung (12–13 Juli), dan Lapangan Bola Aldiron Pancoran, Jakarta (18–20 Juli). Tur dakwah ini dirancang tidak hanya sebagai ceramah, tetapi juga sebagai sarana penguatan dialog antaragama di Indonesia.

Dengan komitmen dialog inklusif, keamanan terpadu, dan kehadiran pembicara internasional, Solo berhasil mendeklarasikan ruang publik yang terbuka dan beradab untuk kalangan agama mana pun. Safari dakwah Zakir Naik pun menjadi momentum menunjukkan toleransi dan semangat kebangsaan di tengah keragaman.

Tag: