Beranda / Konsultasi Syari'ah / Bolehkah menggabungkan niat puasa Sunah dengan puasa qadha Ramadhan?

Bolehkah menggabungkan niat puasa Sunah dengan puasa qadha Ramadhan?

Pertanyaan:

Bolehkah niat puasa bayar hutang ramadan digabung dengan niat puasa Syawal?


Jawaban:

بسم الله والصلاة والسلام على رسول الله

Berikut penjelasan ringkas Dr. Labib Najib hafizhahullah terkait menggabungkan niat puasa qodho dg syawal.

Pertama, puasa qadha’ Ramadan terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan puasa sunnah Syawwal enam hari. Ini yang paling utama karena keluar dari Khilafiyah Ulama’ yang menyatakan tidak sah menggabungkan antara puasa qadha’ Ramadan dengan puasa sunnah. Di antara Ulama’ Syafi’iyyah yang menyatakan tidak sah adalah Syaikh Samhudi dan Syaikh Ba Makhramah.

Kedua, menggabungkan niat puasa sunnah Syawwal dengan puasa qadha’ Ramadan dengan mengikuti pendapat Mu’tamad yang memperbolehkannya.

Ketiga, niat puasa qadha’ Ramadan pada bulan Syawwal tanpa niat puasa sunnah Syawwal. Namun dalam hal ini ulama’ berbeda pendapat apakah dia dapat pahala puasa sunnah Syawwal atau tidak. Menurut Ibnu Hajar tidak mendapatkan pahala puasa sunnah tapi menurut Al-Ramli tetap mendapatkan pahala selagi tidak ada niat yang memalingkan.

NB : jika ingin puasa qadha’ Ramadhan dan puasa sunnah Syawwal terpisah, maka dianjurkan mendahulukan Qadha’ Ramadhan. Karena mengakhirkan qadha’ hukumnya makruh. Ini jika tidak puasa Ramadan karena ada ‘udzur. Jika tidak karena ada ‘udzur, maka haram mengakhirkan qadha’.
Wallahu a’lam.

(Ust. M. Riezky Pradana Muchtar, Lc., MH)

Tag: